Langsung ke konten utama

Budiaya lele Di Pekarangan Rumah

Semakin menjamurnya pedagang pecel lele di perkotaan membuat kebutuhan ikan lele meningkat.
sehingga stock ikan lele pun semakin sedikit, para penjual lelepun mengeluh kekurangan pasokan ikan lele untuk jualan nya.
kita yang tinggal di perkotaan pun melihat ada celah untuk prospek membudidayakan ikan lele tersebut, namun dengan padatanya pemukiman penduduk, lahan di daerah perkotaan pun sangat sempit dan bisa di bilang sudah tidak ada.

sehingga mana mungkin bisa membudidyakan ikan lele tersebut. namun tidak usah khawatir saya disini akan membagikan pengalaman saya berbudidaya lele di perkotaan dengan lahan yang seadanya.
yang pertama kita harus tahu dulu mengenai ikan lele tersebut.

ikan lele adalah ikan yang hidup di air tawar dan mudah untuk di budidayakan.
jadi bisa kita jadikan usaha sampingan tidak perlu banyak perhatian khusus cukup dengan pengelolaan air yang baik.

ok sekarang kita langsung ke cara bagaimana memanfaatkan lahan yg sempit yang berada di pekarangan rumah kita.
untuk memulai berbudidaya ikan lele tersebut sebaikan kita perlu tahu tempat atau wadah yang cocok untuk tempat tinggal si ikan lelenya itu. saya akan tulis 3 macam jenis kolam yang cocok untuk tempat tinggal lele di lahan yang sempit/ di pekarangan rumah kita.

Ada 3 jenis kolam lele yang bisa kita pakai :
1 kolam batu/semen
2 kolam terpal
3 kolam bundar/bioplok

saya kebutulan memakai kolam no 2. kenapa saya memakai kolam no 2 atau kolam terpal?
ya di karnakan kolam yg di buat memakai terpal lebih efisien dan tidak membutuhkan modal yang begitu besar. untuk harga terpal tergantung ukuran, kebetulan saya memaikan terpal bekas baligo yang berukuran 3x4 m² dengan harga 105.000 rupiah. karna itungan nya terpal baligo itu di kilo, 1 kilonya dengan harga 15000 rupiah. dan waktu di timbang beratnya 7 kiloan.
setelah terpal kita butuh 12 batang bambu. belilah bambu yang ukuran nya kecil tapi banyak. karna kita butuh bambu yang lonjoran/batangan, jangan di belah 2 dikarnakan setelah di isi air tekanan akan air akan besar sehingga kita membutuhkan batang bambu yang kuat.
untuk harga bambu di kota saya per batang 7000 rupiah. 7000x12 = 84000.
kita cukup mengeluarkan modal untuk kolam 105.000 + 84000 = 189.000 bisa kita bulatkan 200.000 






Komentar